Thumbnail

KB TK : SCIENCE CORNER

Wow...melatih kemampuan siswa dalam menganalisa secara sederhana dari tiap kejadian yang diamati dan diharapkan tiap siswa dapat mengemukakan pendapat secara sederhana....itulah tujuan dari kegiatan SCIENCE CORNERyang dilakukan di KB-TK Kristen Aletheia Ampenan. Oya ....selain itu diharapkan tiap siswa juga mampu membuat kesimpulan sederhana dari percobaan yang dilakukan.

Wow...betapa menyenangkan kegiatan tersebut...dan hal ini memang dirasakan oleh anak KB-TK. Kegiatan yang kreatif, mengenal sesuatu yang baru, serta mendapat pemahaman baru tentang science.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan orang tua siswa. Hal ini sungguh menyenangkan, karena orang tua yang bertindak selaku tutor dapat berbagi ilmunya kepada anak KB-TK. Tentunya hal ini juga menjadi kesenangan bagi anak KB-TK, karena mendapat sesuatu hal yang baru tentang science...yang tentunya dilakukan secara sederhana dan mudah dipahami oleh anak KB-TK.

Kegiatan SCIENCE CORNERdi  lingkup KB-TK merupakan kegiatan pada Program Kurikulum di tahun pelajaran 2018-2019 dengan adanya kolaborasi dengan orang tua. Hal ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya peran orang tua dalam perkembangan anak-anak. Kerjasama yang baik menunjukkan hasil yang baik pula untuk perkembangan tiap anak.

Pada kegiatan SCIENCE CORNERkali ini:

  1. TK A dilaksanakan pada tanggal 18 September 2018 pukul 10.00-11.00 wita, yang bertindak sebagai tutornya adalah Mama Renata (A2). Tema yang dibawakan adalah “Macam-macam Rasa (manis, asin, pahit, masam, pedas, umami)”.

Dalam kegiatan kali ini, anak TK A merasa senang sekali, karena kegiatan dilakukan dengan praktek langsung, yaitu mencicipi macam-macam rasa dari beberapa benda yang disiapkan, antara lain garam, kopi, jeruk nipis, keju, gula, cabe, dan garam. Setiap anak diberi kesempatan untuk mencicipi semua benda tersebut. Wow..untuk cabe pada awalnya belum ada yang berani mencicipi, tetapi akhirnya keberanian muncul untuk mau mencoba. Anak-anak mulai menyampaikan jeni-jenis rasa tersebut. Wah...pedas cabenya, itu diserukan oleh anak-anak yang mencicipi cabe. Sementara untuk rasa keju..anak-anak langsung menjawab “enak..”, dan semuanya tertawa gembira.

Setelah anak-anak merasakan beberapa benda, akhirnya dibuat kesimpulan sederhana oleh anak-anak dan didampingi oleh Mama Renata (A2) dan para guru TK A:

  • Garam rasanya asin.
  • Jeruk nipis rasanya masam.
  • Cabe rasanya pedas.
  • Gula rasanya manis.
  • Keju rasanya “enak”...semua tertawa gembira, dan akhirnya guru menyampaikan bahwa rasa keju adalah “umami”, artinya ada rasa gurih dari keju.

Anak-anak senang mengikuti kegiatan SCIENCE CORNERtentang macam-macam rasa. Hal ini sungguh menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan untuk memahami hal yang baru, karena dilakukan dengan bermain dan belajar. Wow...keceriaan semakin tampak, karena diakhir kegiatan, Mama Renata menyiapkan spaghetti dan pasta untuk anak-anak dan para guru. Betapa lahapnya anak-anak menikmati sajian tersebut dan juga para guru. Kegiatan yang excited dan full of fun.

  1. TK B dilaksanakan pada tanggal 19 September 2018 pukul 10.00-11.00 wita, yang bertindak sebagai tutornya adalah Mama Tata (kelompok B2). Tema yang dibawakan adalah “Terapung atau Tenggelam”.

Dalam kegiatan kali ini, Mama Tata selaku tutor sudah menyiapkan berbagai benda untuk dilakukan percobaan sederhana tentang “Terapung atau Tenggelam”, antara lain: jeruk, steorofoam ukuran kecil dan besar, gunting, penghapus karet, batu kerikil, batu apung, mainan bebek-bebekan, lego, uang koin, mobil-mobilan, tutup gelas, dan kerang.   Wow...bendanya cukup banyak, dan anak-anak diberi kesempatan untuk mencoba apakah terapung atau tenggelam.

Keceriaan TK B juga semakin tampak, karena ada hal baru yang mereka ketahui dari berbagai benda tersebut, salah satunya adalah buah jeruk. Pada saat jeruk dimasukkan ke dalam wadah berisi air, ternyata jeruknya terapung, setelah itu Mama Tata meminta salah satu anak untuk mengupas jeruknya, kemudian jeruk itu dimasukkan kembali ke dalam wadah berisi air,wah...ternyata jeruknya tenggelam. Setelah itu Mama Tata bertanya “Wah....tadi sebelum dikupas jeruknya terapung, tetapi setelah dikupas, jeruknya menjadi tenggelam ya..mengapa...?” Anak-anak berusaha menjawab.., “jeruknya tenggelam karena berat..!” Dan Mama Tata memberikan penjelasan yaitu bahwa “kulit jeruk seperti karet pelampung, sehingga jeruk dapat terapung pada saat belum dikupas kulitnya, jadi setelah kulitnya dikupas, dianggap tidak ada lagi yang bertindak sebagai pelampungnya, sehingga jeruknya menjadi tenggelam”. Wah....anak-anak senang sekali, karena mendapat hal yang baru tentang percobaan “Terapung atau Tenggelam”.

Pada akhir kegiatan dibuat kesimpulan sederhana yaitu dengan cara tiap anak diberi kesempatan untuk menempelkan gambar benda yang sudah dilakukan percobaan. Tiap anak berusaha untuk menempelkan pada pernyataan “Terapung atau Tenggelam”. Wow...benar-benar seru dan having fun...semua anak ceria karena bermain sambil belajar dan mendapat pengetahuan baru dalam percobaan “Terapung atau Tenggelam. Setelah itu anak-anak juga mendapatkan puding yang berkaitan dengan tema percobaan, hal ini bertambah ceria karena puding yang diperoleh berkaitan dengan tema.

  1. Kelompok Bermain (KB) dilaksanakan pada tanggal 21 September 2018 pukul 10.00-11.00 wita, yang bertindak sebagai tutornya adalah Mama Graselle. Tema yang dibawakan adalah “Gunung Meletus”.

Dalam kegiatan kali ini, mama Graselle sudah menyiapkan alat peraganya yaitu

yaitu berupa maket bentuk gunung yang dibentuk dari kertas semen dan botol. Wah...benar-benar kreatif sekali. Bahan lainnya yang disiapkan untuk percobaan “Gunung Meletus” adalah minuman bersoda warna merah, baking soda, dan cuka.

Saat awal akan dilakukan percobaan, Mama Graselle menanyakan kepada anak KB, “Siapa yang tahu tentang gunung meletus?”...Spontan anak-anak menjawab.. “Saya..saya...saya...!” Itulah keceriaan anak-anak...menjawab dengan lantang.

Kemudian Mama Graselle menjelaskan kepada anak-anak tentang bahan-bahan yang dibawanya. Lalu mulailah dilakukan percobaan. Wow...anak-anak tertegun dan kagum..bahwa pencampuran cuka, minuman bersoda warna merah, dan baking soda dapat menimbulkan seperti lahar/lava yang keluar dari gunung meletus. Hal ini sungguh menyenangkan, karena merupakan hal baru bagi anak KB.

Beberapa siswa diberikan kesempatan untuk mencampurkan bahan-bahan untuk percobaan, dan betapa senangnya mereka, bahwa pada saat mereka mencampurkan bahan-bahan tersebut, akhirnya keluarlah cairan minuman bersoda tersebut seperti layaknya lahar yang keluar dari kepundan gunung.

Kemudian Mama Graselle menyampaikan bahwa “Bila gunung meletus terjadi secara benar, tentu bahaya, sehingga harus waspada dan hati-hati, tetapi karena ini hanya percobaan, jadi anak-anak tidak perlu khawatir”. Dan diakhir kegiatan akhirnya dibuat kesimpulan sederhana oleh anak-anak yang dibimbing oleh para guru, yaitu bahwa pencampuran cuka, minuman bersoda, dan baking soda, akan menimbulkan semburan yang hebat, sehingga keluarnya seperti lahar/lava gunung berapi.  Betapa menyenangkan kegiatan hari ini untuk anak-anak...karena menarik dan merupakan suatu hal yang baru bagi anak-anak KB.

Setelah dibuat kesimpulan oleh anak-anak, diakhir kegiatan, Mama Graselle memberikan reward berupa donat kepada setiap anak KB...semuanya gembira dan berfoto bersama. Kegiatan yang full of fun and excited .

Sampai jumpa pada kegiatan “Science Corner” selanjutnya dengan tema-tema yang lebih menarik dan menyenangkan. Cheersssss.