Teori pelajaran IPA diterapkan dengan cara praktikum pemisahan campuran secara fisika

19 Feb 2018

DARI TEORI Ke APLIKASI , SISWA SMP KRISTEN ALETHEIA AMPENAN MENERAPKAN ILMU dalam KEHIDUPAN

Banyak siswa sudah selesai belajar tentang sesuatu, mereka tidak tahu untuk apa teori atau konsep yang sudah dipelajari, sehingga ilmu yang diperoleh hanya lewat saja. SKA Ampenan memberikan kesempatan siswa kelas 7a dan 7b menerapkan konsep itu dan dapat digunakan menyelesaikan masalah yang jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Teori pelajaran IPA diterapkan dengan cara praktikum pemisahan campuran secara fisika

 

Pasir dan garam dipisahkan denga cara filtrasi kemudian dilanjutkan kristalisasi. Pemisahan kedua dengan cara ekstraksi, yakni menerapkan pemisahan satu atau beberapa zat yang dapat larut dalam kumpulan dengan cara ekstrasi. Ketiga, kromatografi yakni memisahkan ion atau molekul yang terlarut dalam suatu larutan.

 

Dengan bantuan alat-alat seperti gelas kimia, gelas ukur, corong, kertas saring, benang, pengaduk, kaki tiga, kawat kasa, lampu spiritus, cawan penguapan, dan tissue diharapkan siswa mulai bisa mengerti proses panen garam oleh petani garam, pembuatan teh, kopi, santan dan untuk memisahkan pestisida atau herbisida pada sayuran atau buah-buahan. Harapan ke depan dengan bekal pengalaman belajar di SKA Ampenan siswa bisa siap menapaki tahap menciptakan inovasi yang berguna bagi umat manusia.(oleh Joe Prasetyo)